Kepala LL DIKTI: STIE Eka Prasetya Kampus Sehat

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Sumut, Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD, mengatakan bahwa STIE Eka Prasetya Medan adalah kampus yang sehat. Menurutnya, kampus ini sudah dikembangkan dengan Tata Kelola yang baik.

Hal itu dikatakan Dian Armanto ketika menyampaikan kata sambutan pada acara Wisuda lulusan S-1 Manajemen angkatan ke-9 dan lulusan S1 Akuntansi angkatan ke-3 kampus tersebut di Grand Aston, Sabtu (20/10/2018).

Pembina Yayasan Graha Eka Education Center bersama istri (kiri) foto bersama usai memberikan cendramata kepada Kepala LL Dikti Sumut Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD, didampingi Ketua STIE Eka Prasetya Dr Sri Rezeki MSi

“Dari 1.050 program studi yang ada di Sumut, masih sedikit yang mendapat akreditasi dengan nilai A. Saya berharap STIE Eka Prasetya memikirkan supaya bisa meningkatkan Akreditasi B ke A. Oleh sebab itu para dosen muda yang sudah S2 segera didorong ke S3 dan guru besar. Kepada para lulusan yang baru diwisuda, saya minta untuk jujur, gaul (punya network), disiplin, punya gagasan/ide kreatif”,tegasnya.

Sebelumnya Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Sumut, Prof Dr Bahdin Nur Tanjung mengatakan, supaya para lulusan STIE Eka Prasetya mampu memanfaatkan teknologi digital sekarang ini mendorong ekonomi Indonesia. “Perkuatlah barisan alumni untuk kemajuan bangsa Indonesia. Jangan rendah diri karena lulus dari swasta, saat ini ijazah kampus swasta dan negeri tak ada bedanya. Kampus negeri dan swasta sudah satu naungan dibawah LL Dikti, itu memang diatur dalam Undang-Undang”,tambahnya.

Ketua Yayasan Graha Eka Education Center, Darsen Song, menyampaikan apresiasi kepada LL Dikti atas bimbingan dan binaannya sehingga STIE Eka Prasetya semakin maju seperti sekarang ini. “Kami siap mengikuti dan menjalankan semua aturan yang berlaku bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Kepada para lulusan, implementasikanlah ilmu yang saudara peroleh di STIE Eka Prasetya bagi kemajuan bangsa Indonesia”,pungkasnya.

Ketua STIE Eka Prasetya dan Ketua Yayasan foto bersama tiga pimpinan perusahaan usai melakukan penandatanganan MoU

Pada acara wisuda tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU antara STIE Eka Prasetya dengan tiga perusahaan, yaitu PT Era Surya Ritelindo yang langsung dihadiri Direktur Utama Ridwan Loemanto, PT Dodorindo  yang dihadiri Direktur Utama Eddy Iskandar dan PT Gajah Mada Indonesia yang dihadiri Direktur David Ong.

Sebelumnya Ketua STIE Eka Prasetya Dr Sri Rezeki MSi mengatakan, 92 orang lulusan yang dilantik pada acara wisuda tersebut merupakan upaya membantu pemerintah meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. “Kami bersama dengan Yayasan Graha Eka Education Center berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul. Oleh sebab itu kami minta kepada para lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan, baik lewat pendidikan formal yang lebih tinggi atau kemampuan teknis pendukung lainnya. Bangun komunikasi yang baik dengan semua lapisan, patuh kepada orangtua, ingat almamater, hindari korupsi, jauhi narkoba dan bekerjalah dengan ulet”,ujarnya.


Ketua dan Pembina Yayasan memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari Prodi Akuntansi, Ilona, didampingi kedua orangtuanya

Sri Rezeki menyadari, bahwa tantangan lulusan sarjana di era Revolusi Industri 4.0 semakin sulit, namun menurutnya pihaknya sudah mempersiapkan lulusan STIE Eka Prasetya dengan kompetensi yang bauk, sehingga mampu memenangkan persaingan.

Pembina Yayasan Graha Eka Education Center, Leo Wijaya SE MBA bersama pengurus yayasan lainnya, memberikan cendramata kepada Kepala LL Dikti Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD dan Prof Dr Bahdin Nur Tanjung. Sementara Ketua Yayasan Darsen Song didampingi Dr Sri Rezeki MSi menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik, yaitu Ilona dari Prodi Akuntansi.

Cynthia Yunus mewakili wisudawan/ti menyampaikan terimakasih kepada seluruh manajemen STIE Eka Prasetya dan Yayasan Graha Eka Education Center yang sudah membina mereka selama empat tahun. Kepada temannya yang diwisuda, Cynthia Yunus mengatakan bahwa wisuda bukanlah akhir perjuangan mereka, tetapi baru langkah awal menuju cita-cita yang lebih tinggi lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.