Sejarah

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Eka Prasetya semula bernaung di bawah badan Hukum Yayasan Worldstar Education Foundation, sejak tanggal 15 September Tahun 2014 berada di bawah badan hukum Yayasan Graha Eka Education Center, yang bermula pada saat mendaptarkan Yayasan World Star Education Center ke KEMENKUMHAM melalui Kantor Notaris Juniety Dame Purba,SH dengan no SK Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia No:C-01.HT.03.01-Th 2005 Tanggal 16 Februari 2005, Kabupaten Karawang, dengan historis sebagai berikut: Pada saat Notaris tersebut diatas mendaftarkan Yayasan Worldstar Education Foundation ke KEMENKUMHAM ternyata nama Yayasan tersebut tidak disetujui oleh Kemenkumham dengan alasan nama tersebut dalam kata Yayasan dan Foundation memiliki arti yang sama untuk itu diminita oleh KEMENKUMHAM melalui Notaris tersebut diatas untuk mengganti nama yayasan tersebut dengan nama lain yang belum ada tercatat di KEMENKUMHAM, untuk itu pihak Yayasan memberikan Tiga alternatif nama, yang kemudian akhirnya dipilih oleh KEMENKUMHAM satu dari 3 nama yang diajukan tersebut yaitu Yayasan Graha Eka Education Center. Demikianlah penjelasan yang disampaikan dalam statuta ini agar semua pihak yang berkepentingan memahami penyebab perubahan nama tersebut bukan karena dialihkelolakan oleh Yayasan Worldstar Education Foundation ke pada pihak lain akan tetapi disebabkan pengurusan SK KEMENKUMHAM.
Dengan dasar pemikiran tersebut Yayasan Graha Eka Education Center mencoba membangun STIE EKA PRASETYA yang bertujuan khusus untuk:

1. Menghasilkan lulusan sarjana ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan rnasyarakat.
2. Tersedianya sarana dan prasarana program studi sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Terselenggaranya pendidikan yang rasional dan transparan.
4. Terselenggaranya proses pendidikan yang efektif, efesien dan kondusif sesuai dengan sistem ekonomi
Manajemen dan Akuntansi dan pendidikan nasional.
5. Terlaksananya Tri Darma Perguruan Tinggi.
6. Menjadi pusat rujukan ilmu pengetahuan dan pelayanan Program Studi Manejemen dan Akuntansi.
Sejalan dengan hal tersebut diatas, maka pengembangan program studi harus berlanjut dengan pengembangan manusia program studi yang mampu membaur dalam masyarakat yang dengan pertimbangkan hasil-hasil pencapaian, harapan-harapan dan hasrat masyarakat dengan memperhatikan implikasi, dinamika dan perspektif kemajuan pengetahuan, teknologi dan pengembangan kebudayaan nasional. Sehingga nantinya lulusan STIE EKA PRASETYA mampu :

• Mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan di bidangnya melalui berbagai pendekatan dan penalaran teoritis dan praktis serta terbuka terhadap perkembangan ilmu akuntansi dalam kondisi globalisasi (berwawasan global). Memiliki keahlian soft skills dan tanggung jawab dalam memecahkan, mengarahkan, mengorganisasikan dan mengendalikan kegiatan bisnis sesuai perkembangan atau perubahan lingkungan (teknologi, pola pikir masyarakat, sosial, politik dan perekonomian) seturut bidang ilmu dan profesinya dengan landasan karakter dan kepemimpinan yang handal serta terbuka terhadap perkembangan atau perubahan teknologi, social, politik, perekonomian (agen perubahan). Mampu menggali dan mengembangkan nilai-nilai manajemen dan akuntansi yang luhur dan relevan dengan kebutuhan masyarakat (long life learning). Mampu mengantisipasi kebutuhan masyarakat dan terbuka terhadap ide-ide atau sesuatu yang baru serta mampu mengadaptasikan ilmunya (inovatif). Profil lulusan ini harus memiliki kompetensi baik hard skill maupun soft skill.

Maka arah pembinaan harus mencakup pengertian :
1. Pendidikan tinggi merupakan bagian integral dari usaha pembangunan nasional maupun regional.
2. Pendidikan tinggi merupakan penghubung antara dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dengan masyarakat.
3. Pendidikan tinggi merupakan sumber pendidikan analitis yang berorientasi pada pemecahan problema.
4. Pendidikan tinggi ikut serta dalam usaha pengembangan kualitas kehidupan, kebudayaan, penerapan ilmu
pengetahuan daiam usaha peningkatan kerjasama intemasional untuk mencapai perdamaian dan kesejahteraan.

Arah pembinaan harus menunjang pengembangan kemampuan proses belajar mengajar, demokratisasi pendidikan dalam proses belajar, mobilisasi sumber daya dan potensi mahasiswa guna menunjang program peluasan wawasan dan daya nalar yang tinggi bagi setiap mahasiswa. Maka kami dari pihak yayasan ingin menjawab tantangan era milenium ini khususnya di bidang Ekonomi Program Studi Manajemen dan Akuntansi, sesuai dengan tantangan zamannya dan masa mendatang, agar mampu menghadapi penyediaan tenaga terampil yang siap pakai secara program studis, serta mempunyai pandangan yang lebih dinamis, kreatif, inovatif serta penghayatan kedepan (fore sight) yang cukup kritis.

BENTUK DAN NAMA SEKOLAH TINGGI
1. Nama dan tempat.

  • Sekolah Tinggi ini diberi nama STIE Eka Prasetya.
  • STIE Eka Prasetya beralamat : Jl. Merapi No.8 Medan.

2. Pemilik dan pendiri.

  • Pemilik dan pendiri STI Eka Prasetya adalah Yayasan Graha Eka Education Center.
  • STIE Eka Prasetya didirikan pada 2006 berdasarkan keputusan rapat Badan Pengurus Yayasan STIE Eka Prasetya Medan, yang dilaksanakan di Medan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

3. Azas.
Program Studi Manejemen Akuntansi STIE Eka Prasetya berazaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
4. Bendera Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya:

  • Berwarna biru melambangkan lingkup Ekonomi dan pembangunan yang digunakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya
  • Tata cara penggunaan pemasangan lambang dan bendera Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya diatur dalam ketentuan tersendiri yang ditetapkan melalui surat keputusan pimpinan.
  • Bendera resmi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya berukuran 55 cm x 100 cm

Hymne dan Mars Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya
1. Lagu mars STIE Eka Prasetya dikumandangkan pada acara remsi di dalam/diluar lingkungan STIE Eka Prasetya.
2. Lagu mars STIE Eka Prasetya ditetapkan dengan keputusan pimpinan.
3. Lagu mars STIE Eka Prasetya Memiliki lagu yang khas.
5. Bahasa

  • Bahasa Resmi yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah bahasa Indonesia.
  • Bahasa Asing dan Bahasa Daerah dapat digunakan hanya dalam situasi khusus, yang dianggap lebih efektif dalam penyampaian suatu gagasan.

6. Busana Program studi:
Dalam upacara-upacara Program studi yang bersifat resmi dipergunakan busana Program studi sebagai berikut:

  • Toga : Warna hitam
  • Selempang : Warna hijau
  • Topi : Warna hitam
  • Kalung Ketua : Warna kuning keemasan
  • Kalung Wakil Ketua : Warna Perak